Destinasi Wisata

Air Terjun Sijuk, Keindahan Yang Tersembunyi di Pedalaman Aceh Timur 

Selama ini, Kakek menerima siapapun yang datang ke sana, asalkan tidak melakukan aktivitas merusak keasrian Air Terjun Sijuk ini

Penulis: Zubir
Editor: Khalidin
SERAMBIWIKI.COM/ZUBIR
Tim IOF Langsa bersama Komunitas Off Road Pereulak, dan Imtrex Alue Ie Mirah, saat berada di Air Terjun Sijuk. 

SERAMBIWIKI.COM, LANGSA -- Air Terjun Sijuk sebuah objek wisata yang tersembunyi berada di tengah hutan belantara wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Timur, masih jarang terjamah oleh manusia. 

Keberadaan air terjun Sijuk atau orang sering menyebutnya 'Atu Kapur', karena airnya ini mengandung air batu kapur, berada di Gampong Sijudo, Kecamatam Pante Bidari.

Untuk menuju lokasi Air Terjun Sijuk, dari Desa Alue Ie Mirah, Pusat Kecamatan Indra Makmur, harus dilalui dengan kendaraan roda dua jenis trail dan kendaraan roda empat jeep 4 x 4.  

Sedangkan waktu tempuh ke sana antara 3-4 jam dengan jarak sekitar 17 km, dan harus melalui jalur ekstrim (trabas) bebatuan alur sungai Sijuk, dan area lumpur. 

Keberadaan Air Terjun Sijuk yang memiliki potensi wisata alam ini masih jarang terjamah, karena untuk menuju lokasi harus dilalui jalur yang sulit (ekstrim).

Serambinews.com yang bergabung dengan Tim IOF Langsa, Komunitas Off Road Pereulak, dan Imtrex Alue Ie Mirah, Sabtu - Minggu (10-11/4/2021) lalu menuju ke Air Terjun Sijuk ini. 

Perjalanan ekstrim ini melibatkan 15 kendaraan roda empat jenis Jeep Suzuki Jimkat, Suzuki Vitara, Ruger Monster Pol Badak, Daihatsu Rocky, dan Mitsubishi Triton.

Baca juga: Menyaksikan Migrasi Burung di Hutan Manggrove Kota Langsa yang Menakjubkan

Baca juga: Puncak Rocky Gunung Kedua Tertinggi di Aceh Timur yang Menakjubkan, Hamparan Sabana dan Bebatuan

Baca juga: Pendaki asal Malaysia Sukses Capai Puncak Rocky, Gunung Tertinggi Kedua di Aceh Timur

Tim yang diketuai H Marlon, bergerak di Sabtu menjelang sore, dari Alue Ie Mirah, namun tiba ke lokasi Air Terjun Sijuk sekitar pukul 00.00 WIB.

Sebenarnya target tiba ke lokasi memasuki sekitar pukul 19.00 WIB,  karena ada berapa unit kendaraan mengalami trouble (rusak) di perjalanan . 

Sebelum masuk ke jalur Sungai Sijuk Desa Sijudok, tim terlebih dahulu melewati kawasan perkebunan kelapa sawit dan sumur gas PT Medco & Malaka di Desa Alue Siwah, dan PT Triangle di Desa Sijudok. 

Kemudian tim langsung masuk ke alur sungai bebatuan dan jalur lumpur membelah kawasan pegunungan. 

Bisa dikatakan, perjalanan tim Ini lebih banyak bergerak pada malam hari untuk tiba ke Air Terjun Sijuk. 

Di lokasi air terjun itu ada 1 kepala keluarga yang mendiami, orang memanggilnya Kakek, dan selama ini dialah yang menghuni dan sekaligus menjaga keasrian air terjun Sijuk tersebut. 

Tim Tim IOF Langsa, Komunitas Off Road Pereulak, dan Imtrex Alue Ie Mirah, malam itu menginap di area sekitar pondok rumah milik Kakek di sana.  

Selama ini, Kakek menerima siapapun yang datang ke sana, asalkan tidak melakukan aktivitas merusak keasrian Air Terjun Sijuk ini. 

Selain itu syarat dari Kakek Lainnya, setiap yang datang dan menginap di sana, tidak Bokeh membuang sampah sembarangang dan sampah harus dikumpulkan supaya tak mengotori sungai. 

Keberadaan Air Terjun Sijuk (Atu Kapur) tergolong unik, karena air yang mengalir atau diturunkan dari air terjun ini bertemu dengan air sungai Sijuk.

Kedua arah air ini bertemu di alur simpang tiga yang berada bersebelahan diperkirakan hanya berjarak sekitar 200 meter.

Kedua air baik dari Air Terjun Sibuk dan Alur Sungai Sibuk sama-sama jenuh, namun bedanya air dari Air Terjun Sijuk memiliki kandungan batu kapur dan air dari Alur Sungai Sijuk tidak. 

Setelah selesai mandi di Air Terjun Sijuk, kita harus membilas dengan air di Sungai Sijuk yang berada tak jauh dari air terjun tersebut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved