Destinasi Wisata

Vanda Hookeriana, Bunga Mempesona di Rawa Singkil

Masuk Lae Trup, harus menggunakan perahu berukuran mini. Sebab menikmati anugrah alam hanya bisa dilakukan sambil berlayar di atas perahu.

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Khalidin
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Bunga vanda hookerina di rawa Singkil, Aceh Singkil,
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Pondok pencari lele yang bisa jadi tempat istirahat ketika berpetualang ke Rawa Singkil, Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Warga Eropa menelusuri Rawa Singkil, Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM
Penampakan Lae Trup, Rawa Singkil, Aceh Singkil, dari udara

SERAMBINEWSTRAVEL.COM, SINGKIL - Hai traveler, bingung belum menentukan kemana tujuan perjalanan liburan?

Datanglah ke Kabupaten Aceh Singkil!

Tanah Batuah Aceh Singkil, sediakan lokasi liburan tak biasa yaitu Lae Trup di kawasan Rawa Singkil.

Masuk Lae Trup, harus menggunakan perahu berukuran mini. Sebab menikmati anugrah alam hanya bisa dilakukan sambil berlayar di atas perahu.

Lae Trup merupakan hamparan air payau seluas mata memandang. Di atasnya disesaki aneka tanaman aquatik.

Bunga vanda hookeriana yang sedang mekar sempurna merupakan pemandangan mempesona begitu perahu mulai masuk sesaknya pohon bakung.

Keberadaan vanda hookeriana tetap mencolok walau berada dalam sesak pohon bakung.

Vanda hookeriana yang dikenal sebagi anggrek pensil, merupakan tanaman endemik Lae Trup, Rawa Singkil.

Baca juga: Mengintip Pesona Pantai Kayu Menang Yang Menawan di Aceh Singkil

Baca juga: Sensasi Menjelajahi Hutan Mangrove, Destinasi Wisata Baru di Aceh Singkil

Baca juga: Wisata Ujung Batu di Pulau Banyak, Aceh Singkil, Akuarium Raksasa dan Kisah Legenda Perahu Pecah

Di Lae Trup mudah saja menemukan vanda hookeriana, kendati menyandang status langka.

Pada awal tahun merupakan waktu yang tepat melihat vanda hookeriana mekar sempurna.

Selain anggrek pensil (vanda hookeriana) di Rawa Singkil, terdapat flora dan fauna endemik lainnya.

Seperti orangutan, beruang madu, pohon malako, meranti rawa serta kayu bajakah yang sedang populer karena dipercaya dapat obati penyakit ganas.

Menjangkau Lae Trup bisa melalui Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil. Dari desa di pinggir sungai itu, naik perahu yang disediakan pemandu.

Bisa juga dari dermaga Kilangan dan sungai Rintis Siti Ambia. Jaraknya lebih jauh, dibanding dari Rantau Gedang, hanya saja di perjalanan bisa sekalian merasakan berlayar di sungai selebar 300 meter.

Jika hanya menuju ke bunga vanda hookeriana, Anda cuma butuh waktu perjalanan selama dua jam, namun bila ingin menyaksikan sejumlah tumbuhan dan hewan langka lainnya maka sebaiknya menyediakan waktu seharian.

Penyedia jasa berpetualang ke Lae Trup, tidak menetapkan tarif tetap. Pengunjung sebaiknya bernegosiasi sebelum berangkat.

Tetapi tidak perlu risau, biaya yang dikenakan hanya sekedar pengganti bahan bakar dan uang lelah pemandu.

Biaya bensin dan uang lelah pemandu berkisar antara Rp 500-1.000.000 untuk waktu setengah atau seharian.

Dalam satu perahu hanya dapat mengangkut tiga penumpang selain pemandu dan operator.

Satu lagi traveler, sebelum berangkat  sebaiknya Anda menyiapkan bekal makanan dan minuman karena di lokasi rawan Singkil tidak tersedia warung atau penjual makanan dan minuman.

Nah, Anda penasaran, tidak salah untuk mencoba langsung. (dede rosadi)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved