Destinasi

Jalur Ekstrem ke Wisata Tersembunyi di Pedalaman Pidie Lingkok Kuwieng, Pesona Indah Membayar Lelah

Saya tertegun, pesona indah yang memanjakan mata dengan suasana alam tersaji. Benar-benar membayar lelah perjalanan kami yang menjajal jalur ekstrem

Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWSTRAVEL.COM/ SUBUR DANI
Keindahan Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh, di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. 

Lingkok Kuwieng, ‘surga’ yang tersembunyi di tengah belantara Pidie itu, terlihat. Saya takjub. Kawasan hutan tropis di lembah itu, berbeda jauh dengan lembah lainnya di Aceh. Sungai yang mengalir tenang bagai sebuah istana yang telah ada ribuan tahun lamanya. Bebatuan dan sedimen tersusun rapi, bagai kolam renang yang dibuat khusus di masa lalu. Saya tertegun, pesona indah yang memanjakan mata dengan suasana alam tersaji. Benar-benar membayar lelah perjalanan kami yang menjajal jalur ekstrem ke lokasi itu.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh 

SERAMBINEWSTRAVEL.COM, PIDIE - Jauh di pedalaman Padang Tiji, Kabupaten Pidie, tersembunyi ‘surga’ wisata yang begitu indah.

 Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh, begitu lah nama yang tersemat padanya.

Sebuah sungai kecil bertebing di tengah hutan lebat yang sekilas mirip Grand Canyon di utara Arizona, Benua Amerika.

Lokasi ini masih kurang terjamah, karena akses yang harus ditempuh ke sana terbilang tidak mudah.

Pengunjung harus melewati jalur ekstrem dengan kendaraan khusus.

Namun, objek wisata tersembunyi ini cukup terkenal di kalangan para pemburu vakansi karena menawarkan keindahan panorama nan alami.

Keindahan Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie.
Keindahan Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. (SERAMBINEWSTRAVEL.COM/ SUBUR DANI)

Baca juga: Street Coffee Menjamur di Ulee Lheue, Ngopi di Pinggir Pantai Tren Kaum Millenial Banda Aceh Kini

Seperti pengalaman saat Serambinewstravel.com menyambangi Lingkok Kuwieng, Rabu (18/11/2020).

Bupati Pidie, Roni Ahmad yang akrab disapa Abusyik, memenuhi ajakan kami untuk menjajal jalur ekstrem ke lokasi wisata Lingkok Kuwieng di pedalaman Padang Tiji, Pidie.

Ajakan untuk berkunjung ke Lingkok Kuwieng menjadi agenda saya bersama Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Airifin, CEO Danis Car Interior, Afifuddin, dan seorang kolega dari negeri jiran, Imdoni yang turut bersama kami ke sana.

"Jeut, tajak keunan singoh, tapi tidak bisa dengan mobil biasa. (Bisa, kita pergi ke sana besok, tapi tidak bisa dengan mobil biasa)," kata Abusyik saat menghabiskan malam di balai miliknya di tengah hutan.

Mendengar Abusyik yang sepakat membawa kami ke Lingkok Kuwieng, saya pun memilih untuk istirahat lebih awal.

Pasalnya, pengunjung harus menyiapkan tenaga ekstra jika hendak menjajal wisata di jalur tersebut.

Siang sekira pukul 13.00 WIB, kami berangkat menggunakan dua mobil khusus untuk medan ekstrem, Chevrolet Colorado dan Toyota Land Cruiser, mobil offroad milik Abusyiek.

Saya bersama Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokoler Setdakab Pidie, Mulyadi Nurdin, Imdoni, dan dua staf Abusyiek menumpangi Chevrolet double cabin yang dikendarai oleh Haekal Fitra (Eka), sopir khusus Abusyik.

Sedang Pemimpin Redaksi Serambi, Zainal Arifin bersama Prof Dr Syamsul Rijal MA, Staf Khusus Bupati Pidie, Ridha Yuadi, dan CEO Danis Car Interior, Afifuddin di dalam Land Cruiser yang disopiri langsung oleh Abusyik.

Keindahan Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh, di Kecamatan Padang Tijie, Kabupaten Pidie.
Pengunjung berfoto dengan latar keindahan Lingkok Kuwieng atau Uruek Meuh, di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. (SERAMBINEWSTRAVEL.COM/ SUBUR DANI)

Baca juga: Berperahu di Brayeun Leupung, Wisata Air di Aceh Besar dengan Barisan Pegunungan

Perjalanan kami mulai dari kebun Abusyik di Gampong Kambuek Paya Pie, Kecamatan Padang Tiji, yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Sigli.

Menurut Eka, dari pasar Padang Tiji ke Lingkok Kuwieng, perjalanan yang harus ditempuh sekira 6 kilometer.

"Tapi jalannya parah ke sana, apalagi tadi malam hujan. Mungkin ini agak sulit menembus ke sana," kata Eka. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved