Destinasi

Menyambangi Tugu Persinggahan Cut Nyak Dhien di Nagan Raya, Napak Tilas Sang Pahlawan Nasional

Sebelum dibawa ke Sumedang, Jawa Barat Cut Nyak Dhien pernah singgah beberapa waktu di kawasan pergunungan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang...

Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWSTRAVEL.COM/ RIZWAN
Tugu Cut Nyak Dhien di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. 

Sebelum dibawa ke Sumedang, Jawa Barat Cut Nyak Dhien pernah singgah beberapa waktu di kawasan pergunungan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.

Laporan Rizwan | Nagan Raya
 
SERAMBINEWSTRAVEL.COM, SUKAMAKMUE - Cut Nyak Dhien merupakan pahlawan nasional asal Aceh.

Pahlawan wanita Aceh tersebut, merupakan sosok pejuang dalam menumpas penjajahan Belanda.

Sebelum dibawa ke Sumedang, Jawa Barat Cut Nyak Dhien pernah singgah beberapa waktu di kawasan pergunungan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.

Daerah pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat tahun 2002 silam tersebut, kini telah didirikan sebuah tugu bukti sejarah yang pernah disinggahi istri dari pahlawan nasional, Teuku Umar Johan Pahlawan tersebut.

Tugu Cut Nyak Dhien dibangun Pemkab Nagan Raya tahun 2012 silam, berlokasi di Desa Blang Puuk.

Tugu itu berkonstruksi permanen dan berdekatan dengan sebuah batu besar tempat Cut Nyak Dhien singgah di daerah tersebut.

Tugu Cut Nyak Dhien di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.
Tugu Cut Nyak Dhien di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. (SERAMBINEWSTRAVEL.COM/ RIZWAN)

Baca juga: Ingin Merasakan Sensasi Melepas Penyu di Pulau Eksotik Kepulauan Banyak? Catat Jadwalnya

Sementara Beutong Ateuh Banggalang merupakan daerah dikelilingi pergunungan nan sejuk, dengan jumlah empat desa yang merupakan daerah berbatasan dengan Kabupaten Aceh Tengah.

Untuk menuju daerah tersebut, jika berangkat dari pusat ibu kota Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue butuh sekitar 3 jam perjalanan, serta menaiki jalan di Gunung Singah Mata yang terjal.

Tugu Cut Nyak Dhien sering menjadi lokasi dikunjungi warga untuk wisata, serta diisi kegiatan napak tilas.

Seperti pada awal tahun 2020 lalu, tempat ini menjadi kunjungan tim Puspa Aceh.

“Tugu ini perlu terus dirawat. Ini bukti sejarah pahlawan nasional asal Aceh. Ini bukti sejarah menjelaskan bahwa Cut Nyak Dhien pernah menetap di Beutong Ateuh Banggalang dalam melawan penjajah Belanda,”  kata Amrina Habibi, Ketua Puspa Aceh Keumalahayati ketika kunjungan ke tugu tersebut.

Baca juga: Menziarahi Makam Pahlawan Nasional Malahayati 

Dikatakannya, kunjungan ke tugu rangkaian silaturahmi serta melihat tugu sosok tokoh pejuang dari kalangan perempuan Aceh yang jasadnya dikebumikan di Sumeudang, Jawa Barat.

Kabag Humas dan Prokol Pemkab Nagan Raga, M Maksum yang ikut ke lokasi tugu mengatakan, tugu Cut Nyak Dhien dibangun Pemkab Nagan Raya tahun 2012 silam.

“Pembangunan tugu ini untuk mengenang sejarah perjuangan pahlawan Cut Nyak Dhien selama masa perjuangan dalam melawan penjajah Belanda dalam mempertahankan kemerdekaan RI,” katanya.
                                                                       

Perlu dilestarikan

Baca juga: Menunggu Mentari Tenggelam di Pantai Tebing Lampuuk, Pesona Merah Merekah sambut Keheningan Malam

Keberadaan tugu Cut Nyak Dhien di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang sudah berusia sekitar 8  tahun, mendapat apresiasi dan harapan dari berbagai kalangan di Kabupaten Nagan Raya.

Seperti diutarakan Ira Sartika, duta wisata Nagan Raya tahun 2019 tersebut mengatakan, objek wisata yang menjadi bukti sejarah wajib dilestarikan.

“Wisata tugu peuniyoh (persinggahan) Cut Nyak Dhien yang ada di Beutong Ateuh, salah satu monumen sejarah yang sudah sepatutnya dijaga. Langkah penting yang harus kita lakukan saat ini adalah merawatnya dan upgrading apabila diperlukan, tanpa harus mengubah bentuk aslinya,” kata Ira yang saat ini kuliah di Unsyiah Banda Aceh tersebut kepada Serambinewstravel.com.

Tentu saja perawatan tugu tersebut, harus ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat setempat.

Supaya objek wisata ini dapat terjaga dari segala bentuk tindakan yang tidak diinginkan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved